“APARATUR NEGARA MENJADI GARDA UTAMA DALAM MEMERANGI PENYALAHGUNAAN NARKOBA”


“APARATUR NEGARA MENJADI GARDA UTAMA DALAM MEMERANGI PENYALAHGUNAAN NARKOBA”

Riuh rendah dan semarak tepuk tangan peserta pelatihan Kader Penyuluh Anti Narkoba mengiringi acara pengukuhan mereka sebagai Kader Anti Narkoba di kalangan dunia kerja yang dilaksanakan pada tanggal 20-21 Juni 2014 di Hotel Alamanda Jalan Oto Iskandardinata Garut, acara pengukuhan dilaksanakan sekaligus berbarengan pada sesi acara penutupan.

Para peserta yang merupakan Pegawai Negeri Sipil di beberapa kantor intansi Pemerintah Daerah Kabupaten Garut, merespon kegiatan ini dengan semangat dan penuh tanggungjawab.

Ganjar SE, M.Si, peserta dari UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Wanaraja menyampaikan kondisi kasus penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar khususnya di kecamatan Wanaraja Kabupaten Garut. (Fhoto: Dok BNNK Garut)

Ganjar SE, M.Si, peserta dari UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Wanaraja menyampaikan kondisi kasus penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar khususnya di kecamatan Wanaraja Kabupaten Garut. (Fhoto: Dok BNNK Garut)

Menurut Ganjar, SE, M.Si salah seorang peserta kader, menyebutkan bahwa saat ini masalah penyalahgunaan narkoba menjadi momok yang harus diperangi secara masif dan komperehensif. Menurutnya penyalahgunaan narkoba bukan lagi ancaman yang sepele tetapi perlu perhatian dari seluruh elemen masyarakat.

Disela-sela waktu pelatihan, Kepala BNNK Garut AKBP Widayati BA, berpesan bahwa semua orang harus peduli dengan ancaman penyalahgunaan narkoba, sehingga setiap orang diberi kesempatan untuk berperan dalam memberikan informasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba dan kejahatan narkoba kepada masyarakat luas. Baca lebih lanjut

Iklan

BERPRESTASI TANPA NARKOBA


BERPRESTASI TANPA NARKOBA

Dinamika suasana pelatihan penuh dengan berbagai pertanyaan dari peserta tentang bahaya penyalahgunaan narkoba jenis inhalant yang marak di anak-anak jalanan. (Fhoto Dok: BNNK Garut)

Dinamika suasana pelatihan penuh dengan berbagai pertanyaan dari peserta tentang bahaya penyalahgunaan narkoba jenis inhalant yang marak di anak-anak jalanan. (Fhoto Dok: BNNK Garut)

Badan Narkotika Nasional Kabupaten Garut Propinsi Jawa Barat, telah menyelenggarakan pelatihan kader Penyuluh Anti Narkoba bagi pelajar tingkat SLTP pada tanggal 13-14 Juni 2014.

Kegiatan pelatihan dilaksanakan sebagai wujud kepedulian semua pihak dalam mempersiapkan generasi muda penerus bangsa untuk memproteksi diri dan lingkungannya dari bahaya penyalahgunaan narkoba.

Kegiatan yang dilaksanakan di hotel Alamanda Jalan Oto Iskandardinata Garut ini sangat dirasakan meriah dengan antusiasme anak-anak sebagai peserta dengan ungkapan-ungkapan yang polos dan lucu pada saat mempresentasikan hasil diskusi mereka. Baca lebih lanjut

BNNK GARUT TEST URIN DI SMPN 4 TAROGONG KIDUL DAN SMP PASUNDAN 1


BNNK GARUT TEST URIN

DI SMPN 4 TAROGONG KIDUL DAN SMP PASUNDAN 1

 

Siswa mengisi absensi sebelum di test urine ( Fhoto:Dok. BNNK Garut )

Siswa mengisi absensi sebelum di test urine ( Fhoto:Dok. BNNK Garut )

Pada hari Rabu, tanggal 11 JuniĀ  2014 Pukul 08.00 s/d 11.00 WIB Badan Narkotika Nasional Kabupaten Garut menurunkan 2 (dua) tim untuk melakukan test urin di 2 (dua) tempat sekaligus pada waktu yang bersamaan, yaitu SMPN 4 Tarogong Kidul dan SMP Pasundan 1.

Test urin dilakukan dalam rangka menjadikan lingkungan pendidikan bebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba dan sesuai surat permohonan SMPN 4 Tarogong Kidul Nomor 800/122-SMPN tertanggal 02 Juni 2014 dan Surat Permohonan SMP Pasundan 1 Nomor 421.3/139 Pas/Garut tertanggal 04 Juni 2014 tentang Permohonan Test Urin.

Jumlah siswa siswi SMPN 4 Tarogong Kidul yang mengikuti pemeriksaan adalah siswa siswi kelas VII, VIII, dan IX. Hasil yang diperoleh yaitu dari 146 siswa siswi yang diperiksa urinnya dengan menggunakan alat test urin (narkoba) dengan 3 (tiga) parameter (THC, Amphetamine, Morphin) adalah seluruhnya menunjukkan hasil yang negatif. Baca lebih lanjut