Membangun Remaja Terbebas dari Penyalahgunaan Narkoba


Membangun remaja yang bebas dari penyalahgunaan narkoba harus didasrkan pada pencermatan terhadap karakteristik pengguna narkoba sekaligus tindakan yang melatarbelakanginya. Penyebab seseorang mengkonsumsi narkoba tidak hanya berasal dari keinginan individu itu sendiri akan tetapi juga berasal dari lingkungan sekitarnya.

Ada tiga langkah penting yang perlu dicoba untuk membangun remaja masa depan yang terbebas dari penyalahgunaan narkoba.

Pertama, Dalam lingkungan keluarga, orangtua berkewajiban memberikan kasih saying yang cukup terhadap remaja. Nereka tidak boleh cepat marah dan main pukul tatkala sang remaja melakukan kesalahan baik dalam tutur kata, sikap maupun perbuatannya, tanpa diberi kesempatan untuk membela diri. Sebaliknya orangtua harus bersikap demokratis terhadap anaknya. Sehingga komunikasi yan g hangat antara orangtua dan anak-anaknya menjadi langkah utama yang jitu untuk menjalin hubungan yang harmonis agar sang remaja menjadi tenteram tinggal di rumah. Jadi mereka tidak membutuhkan pelampiasan atau pelarian di luar rumah tatkal menghadapi masalah yang rumit.

Kedua, dalam lingkungan sekolah pihak sekolah berkewajiban memberikan informasi yang benar dan lengkap tentang narkoba sebagai bentuk antisipasi terhadap informasi serba sedikit namun salah tentang narkoba yang selama ini diterima dari pihak lain. Pihak sekolah juga perlu mengembangkan kegiatan yang berhubungan dengan penanggulangan narkoba dalam mencegah dan mengatasi meluasnya penggunaan narkoba di kalangan pelajar.

Ketiga, dalam lingkungan masyarakat, para tokoh agama, perangkat pemerintahan di semua tingkatan perlu bersikap tegas dan konsisten terhadap upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungannya masing – masing. Mereka perlu terus menerus memberi penyadaran akan bahaya mengkonsumsi narkoba tanpa indikasi medic dan pengawasan ketat dari dokter dalam rangka penyembuhan.

Ketiga langkah tersebut adalah sebuah langkah formal dan normatif. Namun layak untuk diimplementasikan, karena tiga lingkungan tersebut menjadi wilayah sehari-hari remaja ketika mencari jati dirinya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s