10 Alasan Seseorang Memakai Narkoba / Zat Adiktif


Ilustrasi Pecandu Narkoba

Setiap orang yang menyalahgunakan zat-zat terlarang pasti memiliki alasan mereka masing-masing sehingga mereka dapat terjebak masuk ke dalam perangkap narkotika,narkoba atau zat adiktif. Berikut di bawah ini adalah faktor kenapa seseorangmenjadi pecandu / pengguna zat terlarang :

  1. Ingin Terlihat Gaya Zat terlarang jenis tertentu dapat membuat pamakainya menjadi lebih berani, keren, percaya diri, kreatif, santai, dan lain sebagainya. Efek keren yang terlihat oleh orang laintersebut dapat menjadi trend pada kalangan tertentu sehingga orang yang memakai zatterlarang itu akan disebut trendy, gaul, modis, dan sebagainya. Jelas bagi orang yang ingin disebut gaul oleh golongan / kelompok itu, ia harus memakai zat tersebut.
  2. Solidaritas Kelompok / Komunitas / Genk Suatu kelompok orang yang mempunyai tingkat kekerabatan yang tinggi antar anggota biasanya memiliki nilai solidaritas yang tinggi. Jika ketua atau beberapa anggota kelompok yang berpengaruh pada kelompok itu menggunakan narkotik, maka biasanya anggota yang lain baik secara terpaksa atau tidak terpaksa akan ikut menggunakan narkotik itu agar merasa seperti keluarga senasib sepenanggungan.
  3. Menghilangkan Rasa Sakit Seseorang yang memiliki suatu penyakit atau kelainan yang dapat menimbulkan rasa sakit yang tidak tertahankan dapat membuat orang jadi tertarik jalan pintas untuk mengobati sakit yang dideritanya yaitu dengan menggunakan obat-obatan dan zat terlarang.
  4. Coba-Coba / Ingin Tahu / Pengen TauDengan merasa tertarik melihat efek yang ditimbulkan oleh suatu zat yang dilarang,seseorang dapat memiliki rasa ingin tahu yang kuat untuk mencicipi nikmatnya zat terlarangtersebut. Jika iman tidak kuat dan dikalahkan oleh nafsu bejad, maka seseorang dapat mencoba ingin mengetahui efek dari zat terlarang. Tanpa disadari dan diinginkan orang yangsudah terkena zat terlarang itu akan ketagihan dan akan melakukannya lagi berulang-ulangtanpa bisa berhenti.
  5. Ikut-IkutanOrang yang sudah menjadi korban narkoba mungkin akan berusaha mengajak oranglain yang belum terkontaminasi narkoba agar orang lain ikut bersama merasakan penderitaanyang dirasakannya. Pengedar dan pemakai mungkin akan membagi-bagi gratis obat terlarangsebagai perkenalan dan akan meminta bayaran setelah korban ketagihan. Orang yang melihat orang lain asyik pakai zat terlarang bisa jadi akan mencoba mengikuti gaya pemakai tersebut termasuk menyalah gunakan tempat umum.
  6. Menyelesaikan Dan Melupakan Masalah / Beban Stres Orang yang dirudung banyak masalah dan ingin lari dari masalah dapat terjerumusdalam pangkuan narkotika, narkoba atau zat adiktif agar dapat tidur nyenyak, mabok, atau jadi gembira ria.
  7. Menonjolkan Sisi Berontak / Pemberontakan / Kekuasaan / Kehebatan Seseorang yang bandel, nakal atau jahat umumnya ingin dilihat oleh orang lain sebagai sosok yang ditakuti agar segala keinginannya dapat terpenuhi. Dengan zat terlarangakan membantu membentuk sikap serta perilaku yang tidak umum dan bersifat memberontak dari tatanan yang sudah ada. Pemakai yang ingin dianggap hebat oleh kawan-kawannya pundapat terjerembab pada zat terlarang.
  8. Melenyapkan BT, Bete Dan Bosan Dan Agar Merasa Enak Rasa bosan, rasa tidak nyaman dan lain sebagainya bagi sebagaian orang adalahsesuatu yang tidak menyenangkan dan ingin segera hilang dari alam pikiran. Zat terlarangdapat membantu seseorang yang sedang banyak pikiran untuk melupakan kebosanan yangmelanda. Seseorang dapat mengejar kenikmatan dengan jalan mnggunakan obat terlarang yang menyebabkan halusinasi / khayalan yang menyenangkan.
  9. Mencari Tantangan / Kegiatan BeresikoBagi orang-orang yang senang dengan kegiatan yang memiliki resiko tinggi dalammenjalankan aksinya ada yang menggunakan obat terlarang agar bisa menjadi yang terhebat, penuh tenaga dan penuh percaya diri.
  10. Merasa DewasaPemakai zat terlarang yang masih muda terkadang ingin dianggap dewasa oleh oranglain agar dapat hidup bebas, sehingga melakukan penyalah gunaan zat terlarang. Denganmenjadi dewasa seolah-olah orang itu dapat bertindak semaunya sendiri, merasa sudahmatang, bebas orangtua, bebas guru, dan lain-lain.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s