CANNABIS


Cannabis

cannabis

Cannabis adalah zat tembakau agak kehijau – hijauan atau kecoklat – coklatan dibuat dari bagian atas tanaman tembakau yang berbunga kering dan terpisah dari tanaman cannabis ( rami ). Damar cannabis atau ” hasis ” adalah proses pengeluaran cairan hitam atau coklat yang kering dari bagian atas tanaman cannabis yang berbunga, yang dibuat menjadi bubuk atau ditekan menjadi berbentuk irisan papan atau kue.

Minyak cannabis atau ” minyak hasis ” merupakan cairan yang diperas dari salah satu zat atau damar tanaman yang dikeringkan.

Bagaimana Cannabis itu digunakan?

Semua bentuk cannabis biasanya dihisap. Damar dan minyak cannabis juga dapat ditelan, direbus dalam teh.

Bagaimana Cannabis Mempengaruhi Para Pemakai?

Cannabis dapat membuat para pemakai merasa santai dengan tenang dan terkadang sangat bergembira. Para pemakai mungkin juga mengalami sebuah perasaan pandangan, penciuman, dan pendengaran yang lebih hidup.

Efek Cannabis

RESIKO PENGGUNAAN CANNABIS

Dalam jangka waktu pendek, para pemakai mengalami peningkatan rata – rata nafsu makan dan denyut nadi. Para pemakai juga mempunyai masalah – masalah untuk melakukan pekerjaan – pekerjaan fisik dan pemikiran seperti mengendarai sebuah mobil dan berpikir secara logis. Dengan dosis yang tinggi kesadaran para pemakai terhadap suara dan warna mungkin dipertajam, sementara itu cara berpikir mereka menjadi lambat dan bingung. Apabila dosis ini sangat besar, pengaruh – pengaruh cannabis serupa serupa dengan pengaruh halusinogen ( zat penyebab halusinasi ) dan dapat menyebabkan kegelisahan, kepanikan dan bahkan peristiwa – peristiwa kegilaan. Para pemakai cannabis yang teratur mengambil resiko pengembangan ketergantungan kejiwaan hingga waktu dimana mereka kehilangan minat dalam semua kegiatan yang lain, seperti hubungan pekerjaan dan pribadi.

Studi baru – baru ini di Inggris memperlihatkan sebuah hubungan antara penggunaan cannabis dan peningkatan dalam schizofrenia ( Penyakit jiwa berupa suka mengasingkan diri ).

Asap cannabis mengandung 50 persen lebih banyak tar daripada rokok dengan tar tinggi, yang mana menempatkan pemakai dengan meningkatkan sebuah resiko kanker paru – paru dan penyakit – penyakit pernapasan yang lain.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s